Senin, 01 Desember 2014
Buah-buahan untuk ibu hamil
Memenuhi asupan nutrisi yang penting untuk ibu hamil merupakan suatu keharusan supaya janin tetap sehat dan berkembang dengan baik, salah satunya adalah dengan cara mengonsumsi buah-buahan yang menyehatkan.
Berikut merupakan beberapa buah yang banyak mengandung nutrisi untuk ibu hamil:
1. Alpukat
Alpukat banyak mengandung asam folat, asam folat sendiri sangat baik untuk ibu dan janin yang sedang dikandung.
2. Mangga
Mangga bisa membatu memperlancar pencernaan ibu hamil selain itu mangga juga banyak mengandung vitamin A dan C yang sehat bagi ibu hamil.
3. Anggur
Kandungan Vitamin A yang banyak di dalam buah angur bisa menstabilkan metabolisme ibu hamil selain itu kandungan folat, kalium, fosfor, magnesium dan natrium yang baik selama kehamilan.
4. Lemon
Lemon bisa membatu mengatasi mual selama kehamilan selain itu lemon juga bisa membuag racun yang ada di dalam tubuh ibu hamil.
5. Pisang
Biasanya orang yang sedang hamil sering mengalami sembelit, karena itu pisang merupakan bahan alami yang ampuh untuk mengatasi sembelit agar Anda terbebas dari masalah tersebut saat menjalani masa kehamilan.
Terlalu banyak meminum air putih juga tidak baik untuk kesehatan
Minum 8 gelas air putih atau sekitar 1 liter per hari sangat dianjurkan. Untuk mencegah dehidrasi dan menjaga tubuh tetap sehat. Namun, sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa terlalu banyak minum air juga tidak baik untuk kesehatan.
Air adalah obat alami untuk kesehatan. Selain dapat diminum langsung, air sering dijadikan campuran untuk membuat jus. Air banyak dijual dalam kemasan galon ataupun botol. Jika dikonsumsi sesuai anjuran tidak berbahaya. Namun sebaliknya jika terlalu banyak minum air bisa berakibat buruk untuk tubuh.
Saat haus tidak dianjurkan untuk minum berlebihan. Banyak minum air juga akan meningkatkan tekanan darah yang mengalir ke ginjal. Sistem peredaran darah juga akan rusak karena terlalu banyak menyaring air yang keluar.
Kelebihan konsumsi air atau overhydration bisa menimbulkan kematian. Cairan tubuh akan mengencer dan mengakibatkan jumlah natrium dalam tubuh menjadi berkurang, dan sel-sel dalam tubuh akan membengkak. Termasuk sel-sel otak yang dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, kejang bahkan dapat menjadi koma dan meninggal.
Meskipun demikian, dehidrasi juga harus dicegah. Berkeringat akan mengeluarkan banyak cairan tubuh. Untuk membantu agar cairan tubuh tidak berkurang bisa minum air mineral sesuai dari yang dianjurkan.
Seperti atlet pelari maraton yang banyak mengeluarkan keringat dianjurkan untuk tidak berlebihan minum air. Sebanyak 1600 kasus yang tercatat di seluruh dunia, saat merasa dehidrasi, bisa saja mereka akan minum air secara berlebihan yang berakibat buruk untuk tubuh mereka.
The International Marathon Medical Directors Association, mendukung aksi ini, saat haus jangan minum berlebihan. Konsumsi air yang dianjurkan sekitar 0,03 liter per kg berat badan, jadi untuk orang yang bobot tubuhnya sekitar 100 kg maksimal minum air sekitar 3 liter perhari.
Meskipun demikian anjuran minum air putih sebanyak satu liter perhari atau sekitar 8 gelas harus dilakukan, untuk mencegah terjadinya dehidrasi yang berlebihan.
menjemuran pakaian di dalam rumah tidak menyehatkan anda
Di tengah musim penghujan yang terjadi saat ini, terkadang pekerjaan mencuci baju menjadi hal yang menyebalkan. Penyebabnya apalagi kalau cucian yang sulit untuk kering sebab hujan yang turun terus-menerus. Hasilnya, Anda pun memilih untuk mengeringkan baju di dalam rumah sebab Anda enggan direpotkan untuk bolak-balik menjemur dan mengangkat jemuran ketika hujan datang.
Namun ternyata mengeringkan baju di dalam rumah bisa membawa masalah kesehatan bagi tubuh Anda. Terutama melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memicu timbulnya penyakit asma. Hal ini terjadi karena tindakan menjemur pakaian di dalam rumah mampu meningkatkan kadar kelembaban hingga 30%. Kondisi ini ideal bagi spora jamur untuk tubuh dan berkembang biak, termasuk Aspergillus fumigatus spora yang dapat menyebabkan infeksi paru-paru.
"Cucian yang basah mengandung hampir 2 kilogram liter air yang dilepaskan ke dalam ruangan dalam bentuk uap. Jika sistem kekebalan tubuh Anda baik, maka hal ini tidak menjadi masalah. Namun ketika tubuh Anda sedang tidak fit, maka bakteri dari uap ini akan masuk ke dalam tubuh dan menghasilkan gangguan pernapasan yang mampu berujung asma karena kontaminasi spora Aspergillus fumigatus," jelas Professor David Denning, peneliti dari National Aspergillosis Centre di Manchester.
Aspergillosis adalah gangguan pernapasan yang disebabkan oleh spora bernama Aspergillus fumigatus. Biasanya ketika spora ini masuk ke dalam tubuh maka akan menimbulkan penyakit di tenggorokan, paru-paru, dan kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh. Jika semakin parah maka akan memunculkan penyakit sinus atau asma.
Langganan:
Postingan (Atom)


